Jakarta - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kini resmi memisahkan jalur karier dosen berdasarkan talenta dan fokus kerja. Maka sejak periode ini, dosen UMY akan diarahkan ke salah satu dari tiga jalur yaitu peneliti, pengajar, atau pengabdian masyarakat.
Artinya dosen UMY tidak lagi diwajibkan menjalankan semua fungsi sekaligus. Menurut Rektor UMY, langkah ini berakar dari keprihatinan beban kerja dosen yang dinilai tidak realistis.
Gambar: Dosen mengikuti Upacara Hari Besar Nasional di Rektorat Universitas.
Artinya dosen UMY tidak lagi diwajibkan menjalankan semua fungsi sekaligus. Menurut Rektor UMY, langkah ini berakar dari keprihatinan beban kerja dosen yang dinilai tidak realistis.
Gambar: Dosen mengikuti Upacara Hari Besar Nasional di Rektorat Universitas.
Selama ini dosen yang punya talenta riset, tetap wajib memenuhi beban mengajar sampai 40 SKS per tahun. Mereka juga diminta menghasilkan tiga sampai empat publikasi ilmiah dalam periode yang sama.
Baca artikel detikedu, "UMY Larang Dosen Rangkap Tugas, Pilih Salah Satu: Meneliti, Ngajar atau Pengmas".





