hello

Situasi dan Kontak Terbaru Kampus di Seluruh Dunia

Kabar Tercepat dan Sisi Terbaik Setiap Berita

Acara dan Ulasan

PERATURAN TERBARU PENDIDIKAN INDONESIA

Sunday, 24 May 2026

Pendaftaran Politeknik Agraria Kedinasan STPPN Yogyakarta 2026

Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) akan dibuka mulai besok, Senin, 25 Mei 2026. Sudah siap daftar?
Politeknik Agraria STPN sendiri adalah perguruan tinggi kedinasan di Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Prodi Pilihan di Politeknik Agraria STPN 2026
D4 Pertanahan
D4 Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah
D4 Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan
D4 Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan.
Prospek Kerja Lulusan Politeknik Agraria STPN 2026
Berkesempatan mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sesuai formasi yang tersedia di Kementerian ATR/BPN, kementerian/lembaga lain atau pemerintah daerah
Mendirikan Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB) baik secara individu maupun kelompok atau perusahaan
Bekerja pada Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB)
Bekerja pada Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Bekerja pada kantor notaris
Bekerja pada kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
Bekerja pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Bekerja pada perusahaan survei pemetaan, properti, perkebunan, dan lainnya.
Pendaftaran Politeknik Agraria SPTN 2026
Pendaftaran ke sekolah kedinasan ini baru akan dibuka besok. Begitu juga informasi syarat dan ketentuan lainnya.

Prodi Pilihan di Politeknik Agraria STPN 2026
D4 Pertanahan
D4 Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah
D4 Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan
D4 Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan.
Prospek Kerja Lulusan Politeknik Agraria STPN 2026
Berkesempatan mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sesuai formasi yang tersedia di Kementerian ATR/BPN, kementerian/lembaga lain atau pemerintah daerah
Mendirikan Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB) baik secara individu maupun kelompok atau perusahaan
Bekerja pada Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB)
Bekerja pada Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Bekerja pada kantor notaris
Bekerja pada kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
Bekerja pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Bekerja pada perusahaan survei pemetaan, properti, perkebunan, dan lainnya.
Pendaftaran Politeknik Agraria SPTN 2026
Pendaftaran ke sekolah kedinasan ini baru akan dibuka besok. Begitu juga informasi syarat dan ketentuan lainnya.

Saturday, 23 May 2026

ANEH UMY PISAHKAN KARIR DOSEN, TIDAK PERLU NEGARA ATAU TIDAK INGIN PROFESIONAL?

TIDAK INGIN JADI PROFESIONAL, UMY POSAHKAN JALUR KARIR DOSEN, TIDAK SESUAI UU GURU DAN DON DOSEN TAHUN 2014?

Jakarta - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kini resmi memisahkan jalur karier dosen berdasarkan talenta dan fokus kerja. Maka sejak periode ini, dosen UMY akan diarahkan ke salah satu dari tiga jalur yaitu peneliti, pengajar, atau pengabdian masyarakat.
Artinya dosen UMY tidak lagi diwajibkan menjalankan semua fungsi sekaligus. Menurut Rektor UMY, langkah ini berakar dari keprihatinan beban kerja dosen yang dinilai tidak realistis.
Gambar: Dosen mengikuti Upacara Hari Besar Nasional di Rektorat Universitas.

Selama ini dosen yang punya talenta riset, tetap wajib memenuhi beban mengajar sampai 40 SKS per tahun. Mereka juga diminta menghasilkan tiga sampai empat publikasi ilmiah dalam periode yang sama.

Baca artikel detikedu, "UMY Larang Dosen Rangkap Tugas, Pilih Salah Satu: Meneliti, Ngajar atau Pengmas". 

Wednesday, 20 May 2026

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Menaker batch II tahun 2026 dibuka, tersedia untuk 350000 orang, daftar disini..!:

Gambar: Pelatihan Vokasi Kemnaker


Kabar baik bagi para pencari kerja dan lulusan SMA/SMK sederajat. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan kembali membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota fantastis mencapai 30 ribu peserta di seluruh Indonesia.

Program yang digelar secara gratis ini dinilai menjadi peluang emas bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperbesar peluang masuk dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.

Pendaftaran dibuka mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026 melalui platform SIAPkerja dan laman resmi skillhub.kemnaker.go.id.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program ini diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat dan masyarakat usia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun SIAPkerja.

Menurutnya, pelatihan vokasi menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja muda yang kompeten, disiplin, dan siap bersaing di tengah ketatnya dunia kerja saat ini.


“Kami mengajak masyarakat, khususnya angkatan kerja muda, untuk memanfaatkan Program Pelatihan Vokasi ini. Program ini penting untuk meningkatkan kompetensi, daya saing, dan kesiapan kerja agar bisa langsung terserap di dunia kerja atau berwirausaha,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas, Minggu (17/5/2026).

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 ini akan dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP), serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) dan Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.


Adapun tahapan program dimulai dari proses pendaftaran pada 19 Mei–9 Juni 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi dan wawancara pada 10–17 Juni 2026.

Thursday, 14 May 2026

SEJARAH TIGA LARAS ALAM MINANGKABAU DAN KAITANNYA DENGAN DATUK PESISIR DI PANTAI BARAT DAN TIMIUR SUMATERA

Tahukah anda bahwa teori dua Laras di alam Minangkabau itu salah? Ternyata di Alam Minangkabau ada 3 (tiga Laras) atau tiga cabang adat/teori pembentukan adat yakni:
1.Laras Datuk Ketemanggungan
2.Laras Datuk Perpatih
3.Laras Datuk Suri Banegoneho (Laras Nan Panjang)
Gambar: Ibrahim Datuk Sangguno Dirajo penyusun pertama buku Tambo Alam Minangkabau.

Kali ini kita akan membahas sejarah Datuk Suri Banegoneho, cakupan wilayah adatnya, dan ternyata Datuk Suri Banegonego terkait erat dengan Datuk Pesisir yang sejarah pembentukan mempunyai wilayah adat yang panjang menembus gunung dan lautan, mulai dari pesisir barat Sumatera hingga ke pesisir timur Sumatera.

 Datuk Suri Nan Banego-nego (disebut juga Datuk Sikalab Dunia Nan Banego-nego atau Datuk Maharajo Nan Banego-nego). Beliau adalah tokoh legendaris dalam Tambo adat Minangkabau yang bertindak sebagai perancang hukum adat dan pendiri Kelarasan (Wilayah Adat) Lareh nan Panjang
Kedudukan dan sejarah mengenai beliau dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Hubungan Silsilah (Keluarga)
Dalam struktur silsilah adat (Tambo), Datuk Suri Nan Banego-nego merupakan bagian dari tiga serangkai peletak dasar tatanan masyarakat. Beliau adalah adik kandung dari Datuk Perpatih Nan Sabatang (pendiri kelarasan Bodi Caniago) dan juga bersaudara satu ibu dengan Datuk Ketumanggungan (pendiri kelarasan Koto Piliang).
2. Pendiri Kelarasan Lareh Nan Panjang
Jika Datuk Ketumanggungan mendirikan sistem aristokratis (Koto Piliang) dan Datuk Perpatih mendirikan sistem demokratis (Bodi Caniago), maka Datuk Suri Nan Banego-nego menyusun sistem alternatif bernama Lareh Nan Panjang. Kelarasan ini memiliki pepatah adat yang berbunyi: "Bodi Caniago inyo bukan, Koto Piliang inyo antah". Artinya, sistem adat yang dia pimpin berada di tengah-tengah; mengambil sebagian aturan adat Koto Piliang dan sebagian aturan Bodi Caniago. 
3. Peran dalam Hukum Adat
Bersama dengan Datuk Suri Dirajo, Datuk Suri Nan Banego-nego bertindak sebagai badan perancang, pemikir, dan penasihat undang-undang. Dialah salah satu tokoh yang ikut merumuskan perubahan dari hukum adat lama (hukum kekerasan/Simumbang Jatuh) menjadi hukum adat baru Minangkabau yang berlandaskan musyawarah, mufakat, serta keadilan.
Hubungan dengan Wilayah Kampar (Riau)
Mengingat wilayah Kampar, Riau memiliki kedekatan historis yang sangat erat dengan kebudayaan Minangkabau (banyak persukuan adat Kampar seperti Domo, Pitopang, Melayu, dsb. yang berakar dari sana), struktur adat dan nama tokoh legendaris seperti Datuk Banego-nego ini juga kerap dibawa, dihormati, dan diadaptasi ke dalam silsilah maupun tambo adat di berbagai Kenegerian di Kampar. 

Siapakah Datuak Suri Dirajo sebenarnya? Ternyata dia memiliki darah Tiga Dinasti Utama di Pulau Andalas sekaligus yaitu trah Gunung Marapi dari ibunya yang bernama Puti Sari Puti (bertahta di Kalakati, Gunung Marapi), trah Malayu Tapi Air dari bapaknya yaitu Datuak Sari Maharajo, yang merupakan adik dari Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa (Maharaja Dhammasraya), dan trah Bukit Seguntang Ranjani dari kakeknya (ayah dari ibunya) yaitu Rajo Roman Tungga Dewa yang merupakan putra dari Samara Vijayatunggavarman, tokoh kunci yang menghubungkan Sriwijaya dengan Minangkabau. Datuak Suri Dirajo hidup tiga generasi setelah peristiwa serangan Chola pada 1025 M yang menyebabkan kakek buyutnya mengungsi ke Minangkabau, artinya masa hidupnya diperkirakan pada sekitaran 1275 -1350 M. Dia juga merupakan mentor politik bagi 3 kemenakannya yang menjadi pendiri Sistem Ketatanegaraan Minangkabau, yaitu Datuak Katumanggungan, Datuak Parpatiah Nan Sabatang dan Datuak Sari Maharajo Nan Banego Nego.

Kitab Salasih Raja Minangkabau (KSRM) menjelaskan :
Fragmen dalam KSRM menyatakan sebagai berikut:

Adolah maso bardukalo hari: Siguntang-guntang Bukik Ranjani

Tidak Siguntang di Gunuang Marapi, nagarinyo gadang kuat sakali

Nagari Siguntang mahadang parang: Kualo Batanghari capek disarang

Malayu Tapi Aia taguncang-guncang, mananglah nagari Bukik Siguntang


Rajo Siguntang jan Rajo Puti, baratuih tahun tabantang tali

Duduak di Bukik Kualo Ranjani, kudian di Kualo Batanghari

Duduak di Kualo Batanghari: Malayu Tapi Aia Nagari Jambi

Namo nan mahsyur ka panjuru bumi: Siguntang-guntang gagah barani


Adopun rajo nan alah nangko: Malayu Tapi Aia nagarinyo

Kualo Batanghari karajaannyo, ka Hulu Batanghari paciknyo

Rajo pai mambukak nagari: Tigo Lareh nagari badiri

Di Siluluak Punai Mati: limo ratuih babuhua tali


Tali babuhua kito baco, dirantang Datuak Suri Dirajo

Datuak budiman nan candokio, mamak dek datuak nan batigo

Secara spesifik fragmen di atas memberitakan berdirinya kembali Kerajaan Malayu pada 1183 setelah 500 tahun sebelumnya ditaklukkan Sriwijaya dan dirampas ibukotanya. Fragmen ini juga menjadi jawaban kebingungan selama ini tentang lokasi ibukota Sriwijaya saat invasi Chola. Nyatanya, Kuala Batanghari (wilayah Muaro Jambi saat ini) telah menjadi ibukota Sriwijaya sejak tahun 682 M, sebagai rampasan perang mereka yang paling berharga. Wilayah Sumatera Selatan yang disebut sebagai Bukik Kualo Ranjani adalah ibukota lama Sriwijaya yang ditinggalkan, dan mungkin digunakan sebagai tempat peribadatan atau pendidikan Agama Buddha saja. 

2. SEJARAH PENAMAAN DATUK PESISIR DI PANTAI BARAT SUMATERA

Berikut adalah sejarah dan penamaan wilayah Pesisir di Rantau Minangkabau Barat: Asal Mula Wilayah (Rantau Pasisia Panjang): Pada abad ke-11 hingga ke-14, penduduk dari kawasan inti Minangkabau (seperti Luhak Tanah Datar dan Agam) menyusuri sungai-sungai menuju hilir ke arah pantai barat Sumatra. Mereka membuka perkampungan di sepanjang pesisir dan teluk untuk mencari hasil hutan dan kayu.Awal Penamaan: Kawasan yang membentang di pesisir barat ini secara kultural dikenal sebagai Rantau Pasisia Panjang, meliputi wilayah dari Tiku, Pariaman, Padang, hingga ke Inderapura (Pesisir Selatan).Asal Usul Nama Pesisir Selatan: Nama "Pesisir Selatan" memiliki sejarah dari masa kolonial Belanda. Daerah ini dahulu disebut sebagai afdeling zuid beneden landen yang berarti "dataran rendah bagian selatan".Karakteristik Budaya Pesisir (Piaman Laweh): Karena berbatasan langsung dengan laut dan menjadi pusat perdagangan, wilayah Pesisir memiliki budaya kosmopolitan dan dinamis. Kawasan pesisir utara terkenal dengan sebutan Rantau Tiku Pariaman atau Piaman Laweh, yang pada masa lampau memainkan peranan penting dalam lalu lintas rempah dunia.