hello

Situasi dan Kontak Terbaru Kampus di Seluruh Dunia

Kabar Tercepat dan Sisi Terbaik Setiap Berita

Acara dan Ulasan

PERATURAN TERBARU PENDIDIKAN INDONESIA

Friday, 12 June 2026

BEASISWA PPBP DAN PPTI BCA 2026 : DAFTAR DISINI..:

Bank BCA resmi membuka pendaftaran Beasiswa BCA PPTI dan PPBP angkatan 2027. Apa saja manfaat yang akan didapat penerima beasiswa?
Sebelumnya, Beasiswa Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) dan Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI)BCA adalah beasiswa yang dibuka secara rutin oleh BankBCA. Melansir dari laman resminya, beasiswa ini dibuka bagi siswa kelas 11, 12, dan lulusan SMA/SMK yang akan melanjutkan pendidikan tinggi dari berbagai jurusan.
Gambar: Pamflet Beasiswa BCA.

Setelah menjadi penerima beasiswa, awardee akan menjalani program pendidikan dari beasiswa selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute. Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA.

Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, menyelesaikan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA. Sebagai informasi, 95% penerima Beasiswa BCA PPBP dan PPTI telah menjadi karyawan tetap BCA.

Syarat Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026
Untuk mengikuti Beasiswa BCA PPBP dan PPTI, pendaftar wajib memenuhi persyaratan berikut:

1.Warga negara Indonesia
2 Siswa kelas 11, 12, atau lulusan SMA/SMK
3.Usia maksimal 19 tahun saat mendaftar
Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75
4.Mampu berbahasa Inggris dasar
5.Tidak pernah tinggal kelas pada SD hingga SMA/SMK
6 Tidak pernah terlibat narkoba dan pelanggaran hukum lainnya

Pendaftaran Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026 dibuka melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca hingga 20 Oktober 2026.

Pendaftaran Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026 dibuka melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca hingga 20 Oktober 2026.

Klik : Beasiswa BCA

JABATAN KASUBBAG TU SEKOLAH DIKEMBALIKAN? MBG BAKAL DI FUNGSIKAN DI KANTIN SEKOLAH...

Berit besar bagi Tenaga Kependidikan (Tendik):

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan rencana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekola di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), merupakan bagian dari penataan.

"Saya pikir itu bagian dari yang sekarang proses penataan menyeluruh di Badan Gizi Nasional kita," kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Pelibatan kantin sekolah sebagai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut menjadi salah satu opsi yang bakal dicoba.

Nantinya, pemerintah akan melihat apakah skema tersebut dapat berjalan dan diberlakukan untuk wilayah tertentu, semisal 3T.

Sebelumnya BGN putuskan tidak akan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program MBG di wilayah 3T.

Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengatakan bahwa jumlah penerima manfaat di sejumlah daerah 3T relatif kecil, sehingga pembangunan dapur baru dinilai tidak efisien dari sisi anggaran.

"Kita intinya tidak harus membangun dapur baru, itu prinsipnya. Kita bisa menggunakan dapur-dapur misalnya kantin sekolah," kata Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah wilayah 3T yang hanya memiliki puluhan hingga ratusan penerima manfaat program MBG.

"Karena 3T ini cuma ada yang isinya 200 orang, 81 orang, 47 orang di wilayah-wilayah itu. Jadi tidak mungkin kita membangun dapur-dapur baru," ujarnya.

Karena itu, BGN akan mengoptimalkan fasilitas yang sudah tersedia di daerah, baik milik sekolah maupun fasilitas umum lainnya, untuk mendukung penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

"Jadi yang sudah ada existing, entah dapurnya siapa, mungkin ada dapur umum atau apa, intinya tidak harus membangun dapur baru," kata dia.

Nanik mengatakan pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi efisiensi anggaran yang tengah dilakukan BGN.

Berbeda dengan skema sebelumnya yang sepenuhnya mengandalkan pendanaan negara untuk pembangunan dapur, kini pemerintah membuka berbagai alternatif sumber pembiayaan.

Menurut dia, salah satu opsi yang tengah didorong adalah pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari badan usaha milik negara (BUMN) maupun sektor swasta.

"Dulu kan formasinya dibangun dengan pakai seluruhnya anggaran negara. Yang sekarang itu kita coba ada alternatif-alternatif lain," katanya.

Selain CSR perusahaan, BGN juga membuka peluang pemanfaatan hibah dari negara sahabat dan lembaga filantropi untuk mendukung pembangunan fasilitas pendukung MBG.

"Ada hibah dari negara lain. Bahkan sekarang sudah ada juga beberapa yayasan yang menerima hibah untuk membangun dapur," ungkap Nanik.

Ia menambahkan, perusahaan yang memiliki aktivitas usaha di wilayah terpencil juga dapat berkontribusi melalui program CSR, terutama jika terdapat sekolah atau kelompok penerima manfaat di sekitar lokasi usaha mereka.

"Kemudian ada juga misalnya kalau ada pengusaha dia berinvestasi di tempat yang terpencil, kemudian ada sekolah dan lain-lain, mereka juga punya CSR kan. Nah, itu untuk bisa membangun," tuturnya.

Dengan skema tersebut, Nanik berharap perluasan program MBG ke wilayah 3T dapat berjalan lebih cepat tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Jadi ada beberapa alternatif, intinya untuk mengurangi beban anggaran APBN," pungkasnya.
Gambar: Mensekneg Hadi Prasetyo berkomentar tentang MBG 

Selanjutnya, lagu untuk peran abdi negara pada program MBG, klik MBG Mode Baru

JADWAL PIALA DUNIA 2026, HANYA DI TVRI..!!

Nikmat mana lagi yang kamu dustakan wahai penggemar RG dan RS? Inilah nikmat jaman Prabowo Nonton Gratis Piala Dunia 2026..!! 

Lihat jadwalnya dibawah ini, mulai 12 Juni 2026:

Pertandingan Penyisihan dan Babak Semifinal di link berikut: World Cup 2026

Sunday, 7 June 2026

Anak PNS Bergaji Rendah Tak Bisa Dapat KIP Kuliah, Aturan Disorot DPR




Anak PNS Bergaji Rendah Tak Bisa Dapat KIP Kuliah, Aturan Disorot DPR

Sabtu, 06 Jun 2026 20:02 WIB


Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, menyorot anak PNS yang tidak bisa mendapatkan KIP Kuliah, padahal gaji orang tuanya tidak sampai Rp 5 juta. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja (RDP Panja) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru.
"Pertanyaannya juga di sini adalah, pegawai negeri atau PNS banyak yang mengeluh bahwa pada saat sudah PNS langsung di-cut, tidak ada bisa anak mereka menerima KIP," kata La Tinro La Tunrung dalam rapat yang disiarkan melalui YouTube TVR Parlemen, dikutip Sabtu (6/6/2026).

"Padahal kalau dikatakan penerimaan masih banyak juga PNS yang gajinya masih 3,6 juta (rupiah) paling 4,6 (juta rupiah). Apakah tidak ada ketentuan misalnya PNS oke, tetapi dengan gaji di bawah 5 juta (rupiah) misalnya?" lanjutnya.

Gambar: Kesibukan ASN