hello

Monday, 5 October 2026

Terorisme diatas langit Arab Saudi, Ingin meniru Peristiwa 9/11 ??

Kopilot Flydubai berencana menabrakkan pesawat ke bandara atau gedung di Tel Aviv, ungkap laporan – 'Meniru serangan al-Qaeda pada 11 September 2001 di AS'

Kopilot yang dituduh mencoba membajak pesawat Flydubai disebut berencana menabrakkan pesawat ke Bandara Ben Gurion di Tel Aviv atau ke sebuah gedung bertingkat di kota Israel tersebut, menurut laporan media AS dan Israel.

Menurut laporan-laporan itu, warga negara Oman tersebut merupakan ekstremis yang bertindak seorang diri atau "lone wolf".

Jaksa Agung Uni Emirat Arab mengatakan kopilot tersebut berupaya melakukan "aksi terorisme" dalam penerbangan FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv pada Rabu lalu.

Dia menyerang dan melukai kapten menggunakan kapak darurat yang disimpan di kokpit, sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh para penumpang.

Awak lain yang sedang bepergian sebagai penumpang dalam penerbangan itu kemudian berhasil mendaratkan pesawat di Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel mengatakan kopilot tersebut telah menjalani "indoktrinasi radikal Islamis", serta menyebut kapten, para penumpang, dan awak kedua berhasil mencegah "bencana seperti 9/11".

Rincian lebih lanjut mengenai kopilot penerbangan Flydubai, yang disebut sejumlah laporan sebagai Hamam al-Hammami, terungkap pada akhir pekan ketika ia masih menjalani pemeriksaan di Uni Emirat Arab.

Perwakilan Israel terus mendapat informasi terbaru mengenai pemeriksaan tersebut.

Media Israel mengutip sejumlah sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut yang mengatakan bahwa kopilot itu mengaku kepada penyidik, setelah menyerang Kapten Smit Machchhar, dia berniat tetap menerbangkan pesawat seperti biasa hingga memasuki wilayah udara Israel dan mendapatkan izin mendarat dari Bandara Ben Gurion.

Menurut laporan tersebut, dia kemudian berencana menabrakkan Boeing 737 MAX, yang membawa lebih dari 180 penumpang, ke bandara atau sebuah gedung bertingkat di pusat Tel Aviv, dengan meniru serangan al-Qaeda pada 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Baca selengkapnya: https://www.bbc.com/indonesia/articles/ckq6n4zy1e3go
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

0 comments:

Post a Comment